|
|
|
|
|
|
“Sebuah Bangsa dapat menentukan nasibnya sendiri hanya jika mampu untuk berdiri sendiri”
Rini Mariani Soemarno
(PT. Inti Kanzen Motor)
Titik Awal
(Memahami Kebutuhan Masyarakat Indonesia)
Sebagai Negara berpenduduk keempat terbesar di dunia, Indonesia terbentang seluas 2.000.000 km2. Perkembangan lima tahun terakhir menunjukkan bahwa alat transportasi yang diminati dan dianggap sesuai adalah sepeda motor. Sejak tahun 2002, rata-rata produksi sepeda motor di Indonesia mencapai 3 juta unit, bahkan melampaui 5 juta unit pada tahun 2006.
Hanya 22% dari 220 juta penduduk di Indonesia memiliki sepeda motor. Sedangkan di Malaysia dan di Thailand, prosentase pemilik sepeda motor berkisar sekitar 30-40% dari jumlah penduduknya.
Pada tahun 2005, pemerintah mengeluarkan kebijakan pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) dan berencana untuk menghapus secara keseluruhan pada tahun 2010 sehingga permintaan sepeda motor sebagai alat transportasi yang efisien dan terjangkau diperkirakan akan semakin meningkat.
Kanzen Motor Indonesia (KANZEN) melihat potensi ini sebagai peluang. Karena inilah Kanzen bertekad untuk menciptakan sepeda motor karya rancang bangun putra-putri Indonesia. Kanzen yakin bahwa bangsa Indonesia sendiri yang dapat memahami kebutuhan masyarakat Indonesia yang beragam. Maka melalui riset, serta inovasi yang terus menerus dilakukan oleh para insinyur dan teknisi Indonesia, Kanzen telah membuktikan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.
|
|